bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Menyambut MEA 2016, Gudang Kopi Papua telah Dibuka: Apa Kelanjutannya?

Monday, December 28th 2015. | Bahasa Indonesia

Menyambut MEA 2016 dan Langkah KSU Baliem Arabica lewat PAPUAmart.com

Dengan apa yang dimiliki oleh KSU Baliem Arabica lewat PAPUAmart.com, saya Jhon Yonathan Kwano sebagai pengemban mandat Sales & Marketing dari Bisnis Kopi Papua dalam badan usaha Koperasi terus berbuat yang terbaik di dalam batas-batas kemampuan dan kekurangan yang kita miliki sampai saat ini.

Menyambut MEA 2016, Gudang Kopi Papua telah DIbuka: Apa Kelanjutannya? meruakan sebuah pertanyaan menyusul langkah yang telah saya ambil demi memajukan bisnis Kopi Papua secara khusus, tetapi pada umumnya mempromosikan Produk Unggulan Tanah Papua ke pentas perdagangan ASEAN.

Saya percaya, berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang saya miliki sampai saat ini, bahwa orang Papua dan Tanah Papua bukan-lah waktunya lagi menunggu belas kasihan dan uluran tangan, kebijakan khusus dan perlakuan istimewa. Mentang-mentang berdasarkan pengalaman pahit di Era Orde Lama dan Orde Baru, orang Papua terus-menerus merenungkan nasib sialnya berada di pangkuan Pertiwi. Orang Papua dikandung dan dilahirkan, dibesarkan dan mati dalam mentalitas dan sikap “menyalahkan Jakarta atas segala-sesuatu yang negatif, yang kurang, yang tidak baik, yang ada di Tanah Papua, yang menimpa Orang Asli Papua (OAP)”. Mentalitas dan sikap ini melahirkan mentalitas dan sikap “menunggu belas kasihan dan menunggu perlakuan khusus”.

Sikap dan mentalitas ini harus dirubah total.

Paradigma berpikir OAP terhadap diri sendiri, terhadap NKRI, terharap orang Indonesia, terhadap alam sekitar, terhadap perubahan-perubahan yang sedang terjadi harus dirombak. Kalau tidak, ada ancaman OAP tergusur dan terdampar keluar dari arus globalisasi. Arus regionalisasi ekonomi di tingkat ASEAN ini ialah pintu menuju globalisasi sesungguhnya di tingkat dunia. Dalam proses ini, OAP tidak boleh bersikap apatis dan kritis yang emosional. Kita harus menjadi kritis yang rasional, dan kritis yang progresif, responsif terhadap perubahan-perubahan apa saja yang terjadi di dunia ini: di dalam diri jiwa, rohani dan jasmani kita, di sekitar keluarga kita, di sekitar marga dan suku kita, di sekitar bangsa dan tanah leluhur kita.

Secara singkat, OAP harus cepat-tanggap, dan tepat-tanggap. OAP harus berpacu dalam arus regionalisasi dan globalisasi. Karena cara yang tepatguna untuk memperbaiki nasib OAP yang selama ini dianggap ketinggalan, terbelakang, primitif, dan label-label negatif lainnya ialah karena OAP selalu bersikap menunggu belas-kasihan, menunggu minta maaf Jakarta dan NKRI, lalu selalu saja menganggap salah segala yang dilakukan Jakarta dan NKRI.

Saya tidak menyangkal berbagai kekerasan dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang telah dilakukan NKRI sebagai negara, akan tetapi yang saya maksudkan ialah kita sebagai OAP harus belajar menjelajahi kehidupan ini melampaui segala  permasalahan dan rintangan secara psikologis, rohani dan secara fisik yang selama ini kita anggap sebagai “rintangan, hambatan, masalah”, dan menjadikan semua ini sebagai “potensi, modal dasar dan peluang” untuk memacu diri maju, atas dasar kemampuan sendiri, mulai dari diri sendiri.

Dengan dasar-dasar pemikiran inilah, maka saya Jhon Yonathan Kwano telah mengambil langkah berani, yang mengandung makna nekad untuk membuka Gudang Penampungan Kopi Papua, Buah Merah Papua, Noken Papua, Gelang Papua, Matoa Papua, dan berbagia produk unggulan Tanah Papua lainnya dalam menyambut MEA yang sudah datang dalam 3 hari ke depan.

Saya mengundang Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe sebagai rekan sekerja dan teman sekelas saya di bangku SMP dan SMA, dan saya mengundang Wakil Gubernur sebagai rekan yang telah mengatakan Papua Sudah Siap Menyambut MEA beberapa bulan lalu, agar memperhatikan dan turut memberikan dukungan kepada langkah-langkah yang sedang dirintis PAPUAmart.com atas nama KSU Baliem Arabica sebagai produsen produk unggulan perintis dan satu-satunya yang sampai saat ini memproduksi Kopi Papua standard export.

Menjawab pertanyaan judul tulisan ini: Apa selanjutnya? Maka saya mau undang kita semua, selanjutnya mari kita bersaing di Pasar MEA, karena ini peluang kita untuk berdagang, berbisnis, berkompetisi mempertahankan eksistensi dan memperjuangkan impian-impian OAP di era pascamodern ini.

Facebook Comments
tags: , , , , , ,

Related For Menyambut MEA 2016, Gudang Kopi Papua telah Dibuka: Apa Kelanjutannya?