bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

OAP Melihat Jakarta dan Indonesia sebagai Solusi atau Masalah?

Friday, October 16th 2015. | Perspektif

OAP atau Orang Asli Papua perlu bertanya kepada diri sendiri. Atau lebih tepat, saya Jhon Yonathan Kwano sebagai salah satu oknum OAP bertanya kepada diri sendiri, “OAP Melihat Jakarta dan Indonesia sebagai Solusi atau Malasah?”, atau “Saya, Jhon Yonathan Kwano melihat Jakarta dan Indonseia sebagai Solusi atau Masalah?”, maka jawabannya saya akan sampaikan secara singkat dan gamblang, “Kedua-duanya tidak!: Jakarta bukan solusi, Indonesia bukan masalah!”

Alasannya singkat, pertama yang melihat Jakarta dan Indonesia dalam hal ini ialah saya, Jhon Yonathan Kwano, yaitu mewakili kami orang Paupa. Oleh karena itu, yang jadi masalah ialah saya, yang melihat dan menilai, yang bertanya dan menjawab, bukan Jakarta, bukan Indonesia, bukan Ameriak Serikat, bukan Otsus, bukan Otsus Plus, bukan Operasi Militer, bukan, dan bukan…

Menurut Grandmaster Mantak Chia, “The world is in you! You are in You! We are in You! Everything and everyone is in You! You are this world, and this world is You!” Apa artinya?

Artinya bahwa Orang Papua menjelaskan dirinya, persoalan hidupnya, nasibnya, masa depannya, masa lalunya dan masa sekarangnya tidak dengan cara menunjuk jari dan mengkambing-hitamkan siapa-siapa, atau apa-apa yang lain. Haruslah lihat semuanya di dalam diri sendiri, di dalam “ego” ini, apakah ego ini mengenal siapa dirinya dan siapa dunianya.

Untuk mengenal dunia, untuk menilai dunia apakah masalah atau solusi, atau bahasa agamanya “Untuk menghakimi dunia ini”, maka pertama-tama dan terutama, kita harus melihat ke dalam diri sendiri, saya, Jhon Yonathan Kwano harus melihat diri sendiri.

Dengan dasar “melihat ke dalam itulah”, maka saya akan dengan mantap mengaku, bahwa masalah dan solusi tidak ada di mana-mana, bukan ada di siapa-siapa. Dia ada di sini, ada di dalam sini.

Siapa bawa datang taruh di situ?

Sejak manusia dilakhirkan, ia diberikan nurani, roh dan akal, untuk menilai, memilah dan berkarya. Dengan kekayaan kodrati ini, kita dapat memilih dan memilah, menilai dan menghakimi, mengukur dan menilai. Tetapi sebelum semua itu, pertama-tama kita harus kembali kepada diri sendiri dan bertanya, “Apakah saya hadir ke bumi sebagai solusi atau masalah?”

Dengan menjawab pertanyaan ini, maka kita bukannya akan menjawab pertanyaan yang menjadi judul tulisan ini, tetapi dengan sendirinya secara otomatis akan menghapusnya. Paham?

Facebook Comments
tags: , , , , , ,

Related For OAP Melihat Jakarta dan Indonesia sebagai Solusi atau Masalah?