bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Ada Kungkungan Roh Yang Mengekang Papua, Perlu Doa dan Puasa di Tanah Papua

Monday, October 10th 2016. | Bahasa Indonesia

“Ada kungkungn roh yang tidak dapat dipahami secara akal sehat manusia, yang mengekang begiu ketat segala aura dan energi di atas Tanah Papua, yang sangat membutuhkan doa dan puasa orang-orang beriman sehingga kekangan itu dapat dilepaskan.”

Itu pernyataan singkat yang saya, Jhon Yonathan Kwano sampaikan setelah sudah ratusan kali pulang dan pergi dari dan ke Tanah Papua, setelah bertugas selama 3 tahun di pulau Jawa menjalankan kegiatan promosi, pengenalan dan penjualan Kopi Papua.

Keismpulan ini bukan muncul dalam rangka menyalahkan pihak ini dan pihak itu, tetapi dalam rangka mencari jalan keluar terhadap berbagai persoalan yang dihadapi orang Papua. Ada banyak hal yang memicu pernyataan ini. Kita lihat dari sejumlah kebijakan jakarta sejak era reformasi banyak yang telah dilakukan dengan tujuan “memandirikan orang Papua”, secara ekonomi. Gubernur Lukas Enembe dan Wakil Gubernur Klemen Tinal juga memunculkan visi/ misi Papua Bangkit untuk Mandiri dan Sejahtera.

Ada sejumlah hal sudah erjadi.

  1. Karena orang Papua minta merdeka secara politik, maka Indonesia telah berikan kemerdekaan secara ekonomi lewat Otsus
  2. Sejak Otsus diberlakukan, banyak  Dana ratusan trilun sudah dikuncurkan.
  3. Banyak wilayah yang dimekarkan, banyak bupati Orang Asli Papua (OAP) dan Gubernur otomatis OAP juga.
  4. Banyak anggota parlemen di kabupaten/ kota dan provinsi OAP yang muncul
  5. Sudah ada MRP dan 14 Kursi
  6. Sudah ada kunjungan berkali-kali dilakukan oleh Presiden dan menteri-menteri kabinet
  7. Sudah ada menteri OAP diangkat di tingkat Nasional
  8. Sudah ada kebijakan khusus untuk pengembangan ekonomi orang Papua.

Ya, banyak sekali.

Itu yang dilakukan pemerintah Indonesia. Sekarang yang saya sendiri lakukan sejak tahun 2014, dan dilakukan oleh KSU Baliem Arabica sejak tahun 2007, yaitu antara lain

  1. Sudah belajar cara menanam, memelihara, memanen, memproses, sampai mengekspor Kopi
  2. Sudah tahu harga kopi, bisnis kopi,
  3. Sudah punya Cabang Distribusi di Yogyakarta dan Jakarta
  4. Sudah membangun Minimarket PAPUAmart.com di Kabupaten Jayapura,
  5. Sudah mengkoordinir produksi Minyak Tawy Papua
  6. Sudah merintis minimarket PAPUAmart.com dan Kios KaKaLingkar.com di seluruh Tanah Papua
  7. Sudah menghadiri banyak konferensi, seminar dan pelatihan terkait dengan kopi dan bisnis.

Ya, banyak seklai juga.

Saya mau sebutkan banyak hal lain yang dilakukan oelh Gubernur, Ketua DPRP, MRP, DAP, KADIN, Bank yang ada di Tanah Papua, Dinas-Dinas di Provinsi dan Kabuaten, gereja, LSM, ya banyak sekali. Bisa didaftar, sampai beberapa bulan daftar itu akan terus berlanjut.

Lantas pertanyaan ini, “Mengapa Papua sepertinya tidak pernah maju, tidak pernah mundur? Sepertinya Papua itu mati?”

Maka muncul-lah jawaban ini “Ada Kungkungan Roh Yang Mengekang Papua, Perlu Doa dan Puasa di Tanah Papua”.

Beberapa minggu terakhir kita dihibur dengan berita Jessica Kumala Wongso yang jelas-jelas membunuh Mirna tetapi hanya gara-gara tidak ada bukti rekaman dia masukkan racun ke dalam kopi ia menyangkal mati-matian. Belum lama itu Taat Pribadi yang mengaku diri Kanjeng menggegerkan Indonesia karena mengaku diri dapat mengadakan uang trilyunan rupiah, memeras banyak orang, dan ada banyak orang yang disebut “akademisi” percaya bahwa apa yang dilakukan Taat Pribadi ialah sesuatu yang dapat dijelaskan secara ilmiah-rasional, bukan gaib, bukan mistis, bukan pelanggaran hukum.

Ini peristiwa-peristiwa aneh.

Lebih aneh lagi kalau saya turun ke Tanah Papua dari Sulawesi, dari Bali, dari Sumatera, dari Jawa terutama, saya selalu mengalami sesuatu yang aneh, yaitu bahwa “aura bisnis saya menjadi tidak bersayap”, “menjadi tidak bernafas”, dan “menjadi layu”.

Maka muncul-lah jawaban ini “Ada Kungkungan Roh Yang Mengekang Papua, Perlu Doa dan Puasa di Tanah Papua”.

Memang ini aneh, tetapi ini nyata. Jessica bisa dikatakan aneh tetapi dia benar-benar pembunuh. Taat Pribadi itu aneh tetapi nyata: Nyata dia mengadakan uang, dan nyata dia bunuh orang dan nyata juga dia menipu para pengikutnya. Nyata juga ada aura negatif yang merajalela, mengekang dan menggelapi ruang angkasa, ruang kehidupan dan ruang bawah Tanah, di atas Pulau New Guinea, di atas tanah Papua.

“Ya, Tuhan Yesus, Raja Sepanjang Masa, saya sebagai orang percaya kepada-Mu, saya berdoa, kiranya Dalam Nama Yesus, saya patahkan segala kutuk, saya tolak dan tengking segala kuasa kegelapan, saya sangkal dan usir semua ikaata yang mengekang, membelenggu, mematikan, membayang-bayangi, mengempeskan, memadamkan semangat, kekuatan, aura, berkat dan semangat di antara orang Papua di atas tanah leluhur kami.

Ya Tuhan Yesus, Engkau Raja di Atas Segala Raja, nayatakan-lah kuasa-Mu, di atas Tanah dan bangsa yang telah dibaptis dengan Nama Yesus pada 5 Februari 1855. Nayatakan kehendak-Mu, Nyatakan kuasa-Mu, Nyatakan diri-Mu, pertama-tama kepada kami bangsa Papua, bahwa Engkah Pencipta Tanah dan Manusia Papua, dan Engkau menciptakan tanah dan bangsa lain di seluruh dunia.

Ampunilah segala dosa dan perbuatan nenek-moyang kami, leluhur kami, pendahulu kami, kalau itu yang menjadi pemnghambat berkat-Mu. Ampunilah perbuatan orang tua kami. Ampunilah perbuatan kami secara pribadi, yang kami lakukan melawan kehendak-Mu, Ya Tuhan, seperti kami juga mengampuni kesalahan orang dan pihak lain yang bersalah kepada kami.

Dengarlah doa kami, Ya Tuhan, karena kami panjatkan doa pelepasan kutuk dan kekangan ini, dalam Nama Yesus, nama yang penuh berkat, nama yang memberi kemenangan, nama yang penuh damai, nama yang patut  kami puji dan kami sembah. Amin!!

Facebook Comments
tags: , , , , , , , , , , , ,

Related For Ada Kungkungan Roh Yang Mengekang Papua, Perlu Doa dan Puasa di Tanah Papua