bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

AMPTPI Mendukung Pemprov Papua Larang Jual Miras

Monday, March 14th 2016. | Aneka Berita

Jayapura, Jubi – Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tegah Papua se-Indonesia (AMPTPI) mendukung penuh Pemerintah Provinsi Papua melarang penjualan minuman beralkohol di kota Kabupaten di Papua.

Pernyataan dukungan itu disampaikan Hendrikus Madai, wakil Sekretaris Jenderal AMPTPI kepada media Jubi di Abepura, Kota Jayapura, Papua, Sabtu (12/3/2016).

“Kami mendukung karena ​minuman keras (Miras) menjadi salah satu penyebab masalah diantara banyak masalah di tanah Papua” tegasnya.

“Juga, Budaya minum minuman keras sendiri bukan merupakan budaya asli orang Papua”

Kata dia, tidak dapat di pungkiri begitu banyak orang Papua yang menkonsumsi minuman keras seolah terlihat seperti budaya orang Papua. Banyak alasan yang di kemukakan oleh para konsumen minuman keras untuk menghalalkan minuman.

“Alasan kalau minuman alkohol membuat mereka percaya diri, berani tampil di depan umum untuk mengekspresikan diri dan lain-lain. Tetapi mereka lupa, bahwa dengan llkohol, mereka pun berani (nekat) untuk membuat kegaduhan, bahkan ada yang menjadi berani untuk melakukan ataupun terlibat dalam kasus pemerkosaan, perkelahian dan pembunuhan bahkan menjadi korban nyawa dari minuman itu sendiri,” sambung Madai.

Madai mencatat kematian sejumlah orang Papua akibat minuman beralkohol. Di Jogyakarta, pada awal bulan Februari lalu, 26 orang keracunan dan 9 orang mahasiswa asli Papua tewas. 3 orang tewas akibat minuman oplosan di kabupaten Jayapura pada pertengahan bulan Februari.

“Itu peristiwa terbaru dan kita ketahui. Kita tidak tahu yang tidak terpublikasi dan peristiwa-peristiwa sebelumnya,” sambungnya.

Karena itu, kata Madai, AMPTPI, mengapresiasi dan mendukung rencana gubernur Papua agar segera menerapkan Peraturan Daerah Provinsi Nomor 15 tahun 2014 tentang Pelarangan, Produksi, Pengedaran dan Penjualan minuman beralkohol di seluruh kabupaten dan kota Provinsi Papua.

“Kami mendukung karena peraturan ini sejalan dengan Resolusi Kongres III AMPTPI pada point ke 8 yang berbunyi “Mendesak Gubernur Papua dan Gubernur Papua Barat untuk menutup semua tempat penjualan minuman keras/beralkohol dan prostitusi Seks Komersial di atas Tanah Papua,”tegasnya.

Sebelumnya, Jubi merilis, Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan dirinya akan mencanangkan secara resmi Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) Miras saat pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) bupati dan wali kota se Papua pada 29 Maret 2016. Dalam Raker nanti para bupati, wali kota, DPRD, DPRP, TNI dan Polri akan melakukan penandatanganan pelarangan peredaran miras di Papua.

“Semua pejabat akan menandatangani ini. Jadi yang biasa minum-minum, tinggal beberapa hari lagi ko minum-minum,” kata Lukas Enembe, di Jayapura baru-baru ini.

Menurut Enembe, keberadaan miras di tengah-tengah masyarakat menjadi pemicu utama terjadinya berbagai konflik maupun tindak kriminalitas, sehingga hal ini menjadi perhatian serius pemerintah Provinsi Papua. “Pencanangan ini juga untuk menekan tingginya angka kematian akibat konsumsi miras di Papua,” ucapnya.

Enembe menjelaskan, pelarangan penjualan miras di semua wilayah Papua sebagai konsekuensi dari disahkannya Peraturan Daerah Provinsi Nomor 15 tahun 2014 tentang pelarangan, produksi pengedaran dan penjualan minuman beralkohol.

“Sejak ditetapkannya Perda Miras ini, otomatis harus dilaksanakan di lapangan. Baik kabupaten maupun kota,” ucapnya lagi.

Sebagai implementasi di kabupaten/kota, Perda Miras akan menjadi salah satu materi yang dibahas dalam Raker bupari dan wali kota se Papua Maret mendatang. (Mawel Benny)

Facebook Comments
tags: , ,

Related For AMPTPI Mendukung Pemprov Papua Larang Jual Miras