bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

PAPUA Mandiri, Setelah Papua Bangkit: Kapan?

Friday, August 12th 2016. | Perspektif

Papua Mandiri dan Papua Sejahera setelah Papua Bangkit! adalah urutan hasil rasionalisasi politisi partai Demokrat Lukas Enembe dan politisi partai Golkar Klemen Tinal dalam mengkampanyekan diri untuk dipilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua pada 2013 lalu.

Secara urutan slogan ini terbaca, “PAPUA Bangkit! untuk Mandiri dan Sejahtera”, jadi moto utama ialah Papua Bangkit!, karena mereka berdua percaya kebangkitan orang Papua akan mendatangkan kemandirian dan kesejahteraan. Saya sudah tulis banyak artikel tentang topik “PAPUA Bangkit!” dalam blog ini.

Sebenarnya saya tidak percaya secara konseptual teoritis dengan teori kesejahteraan, pendekatan kesejahteraan dan negara-kesejahteraan (welfare state), karena proyek modernisasi ternyata tidak melahirkan “kesejahteraan” seperti yang diajarkannya. Yang terjadi justru kemelaratan dan penderitaan, ketimpangan dan pengangguran, kemerosotan moral dan kelangkaan sumberdaya alam, berujung kepada pemanasan global, perubahan iklim dan ujung-ujungnya “hidup” itu sendiri terancam punah gara-gara manusia mengejar cita-cita “adil-makmur” atau kesejahteraan tetapi mengabaikan kepentingan alam dan dunia sekitar.

Karena kegagalan proyek modernisasi, maka agenda kesejahteraan sudah dianggap agenda yang gagal. Proyek kesejahteraan dalam proses modernisasi sekarang sudah digantikan oleh proyek kesinambungan (sustainability), karena apakah kita dibilang pintar kalau kita sejahtera tetapi akhirnya bumi hancur yang berakibat kita juga mati? Kesejahteraan yang samar-samar haruskah mengorbankan ancaman pemanasan bumi yang nyata?

Akibatnya kesejahteraan di manapun di planet Bumi ini sudah menjadi isu yang “basi”, dan isu yang selalu dihindari oleh para politisi berwawasan global. Tetapi isu itu masih “seksi” di Indonesia dan khusnsnya di era Lukmen saat ini.

Sebelum itu tentu saja kita harus tahu kapan Papua Bangkit!, kapan orang Papua, pemerintah Papua menyatakan bahwa Papua telah bangkit. Nah, dari situlah kita akan mengupayakan agar Papua Mandiri. Nah, setelah Papua Mandiri baru kita akan berjuang lagi untuk Papua Sejahtera. Jadi butuh tiga tahapan, tiga generasi, tiga abad, kalau boleh dikatakan begitu, bukan tiga tahun, bukan lima tahun, bukan 10 tahun, bukan 20 tahun.

Seperti saya katakan dalam artikel sebelumnya yang mengkleim 30 Maret 2016 sebagai Hari Papua Bangkit, walaupun sudah 80% terlambat teapi biar lambat daripda tidak sama sekali, Papua bisa dikatakan sudah bangkit, tetapi saya harus dengan menyesal mengakui bahwa Papua yang sudah mau bangkit itu sudah dibunuh lagi. Dan hasilnya hari ini, tanggal 12 Agustus 2016, Papua justru dalam kondisi mayat kembali.

Lalu kapan sejahteranya? Sudah saya jawab, “kesejahteraan” ialah proyek modernisasi manusia yang sudah ketahuan isinya nol. Kalau begittu kapan Papua Mandiri? Jawabnya perlu kita pikirkan apa maksud dari pada mandiri itu sendiri.

Banyak arti “mandiri”, secara ekonomi, sosial, budaya, politik, banyak artinya.

Kalau dari sisi ekonomi saya sedikit berani mau katakan, “Papua belum bisa mandiri di era Lukmen”. Alasan pertama karena Lukmen telah memasang para pembantu: Kepala Biro, Staf Ahli, Penasehat, Kepala Dinas yang semuanya sebenarnya bekerja memajukan agenda mereka masing-masing, bukan agenda Gubernur dan Wakil Gubernur. Yang terjadi justru Papua Mati! Papua Melarat! dan Papua Miskin!.

Contoh yang paling jelas dalam pengalaman pribadi saya ialah Kepala Dinas Perkebunan, John Nahumury. Saya tidak punya waktu banyak untuk harus sibuk mengupas praktek premanisme di Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Papua, tetapi semua orang tahu, pengembangan Kopi di Tanah Papua telah dialihkan oleh Nahumury menjadi proyek-proyek kecil yang bertujuan utnuk mematikan kebangkitan bisnis Kopi Papua, dan Lukas Enembe sendiri mengiyakan proyek-proyek kecil itu dibiarkan dipecah, dan supaya KSU Baliem Arabica mundur dari deaskannya meminta penjelasan tentang proyek Pengembangan Kopi di Tanah Papua.

Facebook Comments
tags: , , , , , , , ,

Related For PAPUA Mandiri, Setelah Papua Bangkit: Kapan?