bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Pelarangan Miras di Tanah Papua dan Papua Bangkit

Friday, March 25th 2016. | Perspektif

Kalau saja Lukas Enembe benar-benar mewujudkan apa yang dia katanakan, “melarang produksi, peredaran dan penjualan minuman keras di Tanah Papua” atau paling tidak di Provinsi Papua, maka saya berani katakan bahwa inilah awal “Papua Bangkit!” Papua tidak perlu dibangkitkan dengan berbagai macam teori dan wacana dan kegiatan. Hanya satu tindakan, yaitu menghentikan miniman keras di Tanah Papua sudah merupakan tindakan untuk “membangkitkan orang Papua” dari kemelaratan, keterbelakangan, kemalasan, cekcok, perselingkuhan, dan masih banyak kasus lain.

Saya, Jhon Yonathan Kwano sebagai pengelola Papua Mandiri untuk Memberi, dan Direktur PAPUAmart.com berpendapat bahwa langkah yang diambil Lukas Enembe ini, kalau benar-benar terjadi, maka itulah titik “kebangkitan” yang dimaksug dalam visi “Papua Bangkit!”

Yan Mandenas dari Hanura menolak Perda ini dengan alasan pelarangan tidak mungkin dilakukan, akan tetapi saya setuju dengan Yunus Wonda, Ketua DPRP, kita larang dulu, nanti kita akan sesuaikan mengapa tidak bisa kita larang, di mana kecolongan, di mana kelemahan, akan terus-menerus diperbaiki, sampai pada titik tidak ada minuman keras di Tanah Papua.

Secara logika sehat kita bertanya, “Apakah benar, minuman keras tidak akan ada di Tanah Papua”. Jawabannya pasti akan ada, sebelum orang asing masuk, Belanda dan Indonesia, masyarakat Papua di pesisir dan pantai sudah mengenal Sopi dan Saguer, jadi bukan barang baru.

Yang akan terjadi sebagai dampak daripada Perda ini ialah bahwa orang Papua akan minum dengan sangat terbatas, akan membeli dengan harga yang sangat mahal, dan akan minum di tempat dan momentum-momentum tertentu saja, tidak akan minum di mobil, hotel, bar, dan sebagainya sebagaimana biasanya berlaku di mana-mana.

Kebijakan pelarangan Miras bukan saja terjadi di Tanah Papua, di pulau Jawa-pun, sebagian besar inimarket yang ada di pulau Jawa seperti Indomaret dan Alfamart tidak menjual minuman keras di tempat-tempat tertentu. PAPUAmart.com sebagai minimarket 24-Jam pertama di Tanah Papua, sebagai milik Orang Asli Papua tidak akan pernah menjual minuman keras atau minuman beralkohol 1 persen pun tidak akan pernah dijual.

Yang terpenting dari semua proses ini ialah bahwa minuman keras akan segera dilarang di seluruh Tanah Papua dan barangsiapa kedapatan mabuk-mabukan akan ditangkap, dan akan dicaritahu siapa penjualnya dan kemudian si penjual seharusnya dicabut izin usahanya sehingga Tanah Papua yang didatangi orang asing pertama-tama dengan memanjatkan Doa Dalam Nama Yesus dan dibaptis ini tidak dikotori oleh manusia-manusia tidak ber=Tuhan dan tidak bermoral.

Kalau itu terjadi, maka saya yakin seyakin-yakinnya, Papua Bangkit! sudah bangkit, dan tinggal menuju Papua Mandiri dari tahun 2016 ini ke depan.

Facebook Comments
tags: , , ,

Related For Pelarangan Miras di Tanah Papua dan Papua Bangkit