bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Perda Miras Terbit 2013, Pakfa Integritas Terbit 2016, Diantaranya Terjadi Apa?

Saturday, April 9th 2016. | Lukmen

Ini pertanyaan umum buat kita semua orang Papua. Semua orang di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia tahu, bahwa pada tahun 2013 telah terbit Perda Miras untuk Provinsi Papua. Akan tetapi pemberlakukan Perda Miras yang telah terbit beberapa tahun lalu itu baru dapat di-enforced (diberlakukan dan ditegakkan) pada tahun 2016, berselang hampir 3 tahun. Lalu semua orang juga bertanya, “Apa yang terjadi di antara tahun penerbitan Perda sampai tahun pemberlakuannya?”

Saya secara sederhana dengan mudah dapat katakan, waktu itulah telah terlewati dalam sebuah pertandingan bernama “gelap vs. terang”, “iblis vs. Tuhan”, “terang vs. gelap”, “kebenaran vs. tipudaya”, “segala yang benar dan baik dan luhur vs semua yang salah, tidak baik dan penuh tipudaya”.

Memang begitu lama, karena pihak Iblis sudah mendirikan kerajaannya di dalam sistem pemerintahan sejak Indoensia didirikan. Semua orang tahu negara Indonesia tidak pernah melarang penjualan Miras, yang ada hanya pengaturan penjualan Miras, jadi pengaturannya diatur dengan cara “siapa yang punya izin” dan “siapa yang illegal”, sehingga yang punya izin dapat berjualan secara bebas, sebesar berapapun, kapan saja dan di mana saja.

Pepatah ini sudah lama dikenal di telinga dan mulut, memori manusia, “Kebenaran berjalan dan bekerja perlahan tetapi pasti, dan pasti dan selalu menang”. Itu yang terjadi. Pepatah ini bukan “Biar lambat asal selamat,” tetapi “Pelan-pelan tetapi pasti!” dan pasti menang.

Yang menang bukan Lukas Enembe, bukan bangsa Papua, bukan pemerintah Indonesia, tetapi yang menang adalah “kebenaran”, yaitu terang hidup, yang membawa kita semua kepada kehidupan yang kekal. Dia telah memang dari dulu, sekarang dan besok, selama-lamanya Dia menang, dan Dia telah membuktikan dirinya sebagai pemenang.

Perang terang vs. gelap, benar vs. salah, benar vs. tipu memang tidak pernah berakhir, tetapi toh pada akhirnya kebenaran, terang dan keadilan akan merajai dunia semesta, untuk selama-lamanya. Kita sedang menuju ke sana. Dan setiap pemerintahan yang ada di dunia, yang disebut dalam Alkitab Roma 13 sebagai Wakil Allah di muka Bumi, sepatutnya menyadari dan bertindak dengan kesadaran, menegakkan kebenaran, menerangi kegelapan dan membawa keadilan. Pemerintah yang bertingkah tidak demikian maka jelas-jelas semua orang tahu, itu bukan pemerintahan yang disebut mewakili Allah.

Lukas Enembe jelas-jelas menunjukkan tindakan mewakili Allah, oleh karena itu baik Tanah Papua, Alam Papua, Manusia Papua, Moyang Papua dan terutama Anak Cucu Papua patut bersyukur kepada Tuhan karena Luas Enembe telah menjadi Gubernur Provinsi Papua, dan terus berdoa agar beliau diberi kesehatan, hikmat, akal-budhi dan peluang untuk menjadi Gubernur pada periode kedua.

Facebook Comments
tags: , , ,

Related For Perda Miras Terbit 2013, Pakfa Integritas Terbit 2016, Diantaranya Terjadi Apa?