bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Pertama Diawali dengan Positive Thinking, Kedua Seribut Teman Itu Belum Cukup

Saturday, October 15th 2016. | Inspirasi

Hari ini 5 Oktober 2016 pukul 14:56 WIB, saya menyaksikan sebuah acara di TV NET. yang berisi wawancara dengan seoraogn tokoh, kelihatannya dia seorang pejabat provinsi atau kabupaten, dari wilayah Makassar. Sialnya saya hanya menyaksikan kalimat terakhir dalam wawancara itu, dan belum satu menit setelah kalimat ini diucapkan, acara langsung berakhir.

Kalimat terakhir yang saya dengar ialah

Pertama Diawali dengan Positive Thinking, Kedua Seribut Teman Itu Belum Cukup

Kalimat yang cukup menampar, menikam, menusuk, menabrak, menggugat paradigma berpikir, pola pikir, warna pemikiran, cara menilai saya terhadap banyak sekali hal dalam hidup saya pribadi.

Kita dilahirkan sebagia orang Papua, pulau terbesar kedua di dunia. Pulau ini, oleh penjajah dibagi menjadi tiga, New Guinea Jerman dan Belanda dan Papua Inggris. Kemudian, New Guinea Jerman dan Papua Inggris menjadi Papua New Guinea, dan New Guinea Belanda menjadi West Papua, yang kini disebut Papua, terdiri dari Provinsi Papua dan Papua Barat, bagian dari Indonesia.

Satu bangsa terbagi ke dalam dua negara. Ditambah lagi, setelah Indonesia masuk ke Tanah Papua, banyak pengalaman orang Papua yang kalau diceritakan menjadi tidak enak dan muak rasanya. Ini membuat hubungan Papua – Jakarta selalu tidak harmonis. Dalam kacamata ini, berbahasa Indonesia-pun merasa tidak pantas. Melihat orang Indonesia menjadi mau muntah rasanya. Semua hubungan Indonesia – Papua, mulai dari yang ada di tingkat birokrasi pemerintahan sampai ke kampung dan hutan, semuanya diwarnai kebencian, ketidak-terimaan, kemuakan, kedongkolan, dan akhirnya semua tidak percaya kepada Jakarta.

Pada saat saya dengar kalimat seoran pejabat di Sulawesi Selatan ini, saya langsung mi, saya menjadi terpukul, tertampar, terdsak untuk harus menulis ini, dan mengatakan,

“Ya benar, kita harus mengawali semua dengan berpikiran positivis, berpikiran ada sesuatu maksud baik di balik semua ini, mencari dan memanfaatkan setiap peluang dan tantangan yang ada demi memajukan diri, memajukan kampung halaman dan keluarga, memajukan suku dan bangsa. Kita sudah terlalu lama terpuruk, emosional, curiga ini dan itu, merasa dongkol dan akibatnya tidak dapat berbuat apa-apa, jangankan kepada sesama, kepada diri sendiri saja sudah tidak ada asa. Untuk mewujdkan sebuah kebangkitan Papua, kita harus mulai dari “cara berpikir kita” terhadap diri kita, terhadap sesama, terhadap konstelasi sosial, politik, hukum, budaya dan terus berpacu mencari jalan menuju hidup yang lebih baik di hari esok.

Itu ariinya manusia sebagai makhluk hidup, yang punya tubuh, akal dan budhi, roh dan jiwa.

Facebook Comments
tags: , , ,

Related For Pertama Diawali dengan Positive Thinking, Kedua Seribut Teman Itu Belum Cukup