bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online

Yang Harus Bangkit Ekonomi Desa atau Masyarakat Adat Kampung?

Friday, October 14th 2016. | Perspektif

Ada dua versi “kebangkitan” yang digalakkan di Tanah Papua, khususnya setelah Lukas Enembe dan Klemen Tinal mengeluarkan visi/misi Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera. Sudah diulsa dalam beberapa artikel di blog ini apa arti Papua Bangkit. Dalam artikel ini kami mau bedah sedikit perbedaan dan mungkin persamaan antara kebangkitan orang Papua dari sisi “kebangkitan ekonomi desa” dan “kebangkitan Masyarakat Adat Kampung”.

Bangunan Sosial bernama Kampung lebih lama ada sebelum bangunan lain masuk ke dalam kehidupan Masyarakat Adat di manapun di dunia. Sedangkan bangunan baru bernama “desa” datang sebagai tamu, setelah pemerintah Indonesia memasukkan bangunan sosial-politik bernama NKRI ke dalam bangunan-bangunan sosial yang sudah ada sejak nenek-moyang.

Dalam konteks bangunan ini, kita dieprhadapkan dengan sebuah motto dan kegiatan “Papua Bangkit” yang mulai digalakkan sejak 2013  di Tanah Papua. Ada dua arah kebijakan para pejabat di Tanah Papua, dari Gubernur sampai ke Bupati/ Walikota. Ada kebijakan seperti dimotori Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awaitouw mendorong kebangkutan Masyarakat Adat Papua dan pembentukan kampung-kampung adat sebagai modal utama Papua Bangkit! Ada juga kebijakan Bupati Kabupaten Lanny Jaya yang berbasiskan sosial-kependudukan dengan mempromosikan pemberian hadiah kepada mama-mama yang melahirkan anak dan promosi pendidikan dan pelayanan kesehatan. Ada juga di Kota Jayapura, tetangga terdekat Kabupaten Jayapura, Benhur Tommy Mano dengan kegiatan Desa Mandiri dengan pengembangan ekonomi masyarakat.

Semua kebijakan bermuara kepada orang yang sama, yaitu masyarakat yang ada di Tanah Papua. Akan tetapi dari tiga kebijakan yang mencolok ini, ada dua Bupati yang berpihak dan diarahkan langsung kepada OAP (Orang Asli Papua) dan Walikota Jayapura lebih keberpihakanannya masih abu-abu, karena pengembangan ekonomi desa yang dimaksud apakah desa berbasis Masyarakat Adat Papua ataukah desa berdasarkan bangunan pemerintah, yang terbangun atas fondasi RT dan RW.

Bangunan Sosial Masyarakat Adat terdirid ari keluarga, marga dan suku dan kampung merupakan bangunan lebih besar sebagai ikatan wilayah ulayat dari bangunan sosial dimaksud. Sedangkan Desa adalah bangunan sosial berdasarkan batas-batas wilayah administrasi pemerintahan Indonesia.

Atas dasar peta ini, maka dengan jelas dapat dikatakan bahwa perekonomian desa menurut Walikota Jayapura tidak seratus persen untuk OAP, sedangkan kebangkitan Masyarkaat Adat menurut Bupati Awaitouw dan kebijakan Bupati Lanny Jaya secara langsung dan jelas diarahkan untuk kepentingan OAP.

Pertanyaan kita ialah “Mana yang lebih penting atau mana yang terpenting: Kebangkitan Ekonomi Desa ataukah Kebangkitan Masyarakat Adat Kampung?”

Facebook Comments
tags: , , , , ,

Related For Yang Harus Bangkit Ekonomi Desa atau Masyarakat Adat Kampung?