Papua Mandiri & Bisnis

Papua Mandiri dalam Kaitannya dengan Bisnis di Tanah Papua

Bank PAPUAmandiri.biz ialah salah satu Unit Usaha dari KSU Baliem Arabica sebagai satu Unit yang bertujuan mengupayakan dan mengoptimalkan kebangkitan untuk kesejahteraan dan kemandirian orang Papua secara ekonomi.

Bank PAPUA Mandiri (disingkat Bank PM atau BPM) dirintis oleh Mr. Jhon Yonathan Kwano sebagai Kepala Unit Sales & Marketing KSU Bailem Arabica, yang berbasis di Yogyakarta. Berdasarkan pengalaman dua tahun memulai PAPUAmart.com dan satu tahun pengalaman merintis BANANALeafCAfe.biz di Kota Studi D.I. Yogyakarta diusulkan untuk membentuk sebuah Unit Inkubasi Bisnis Papua, untuk membantu mahasiswa Papua mengembangkan bisnis sehingga sepulangnya mereka di kampung halaman mereka tidak hanya membawa ilmu, tetapi juga membawa pengalaman usaha, dan bahkan bila perlu dengan modal usaha yang cukup. Atau bahkan menjadi pengusaha Papua sementara masih kuliah.

Pendanaan berbagai kegiatan usaha yang dilakukan oleh KSU Baliem Arabica lewat PAPUAmart.com.

Pertama-tama hadir sebagai sebuah Bank Kekeluargaan, Bank Masyarakat Papua, Bank Inkubator Bisnis Papua.

Bank PM memiliki dua cabang layanan:

  1. Pertama, usaha Simpan Pinjam; dan

  2. Kedua, usaha Pegadaian

Dengan dua jenis kegiatan usaha ini, diupayakan agar segala macam persoalan yang dihadapi mahasiswa Papua, pengusaha pemula Papua, Mama-Mama Papua mendapatkan sokongan Dana Pinjaman dengan jaminan hampir Nil, yang dengan jaminan utama “Trust” antara pemberi pinjaman dan peminjam karena kami yang memberi pinjaman ialah anak-anak Papua sendiri dan kami hanya memberi pinjaman kepada para pengusaha dan mahasiswa Papua.

Dengan peluncuran layanan KSU Baliem Arabica ini, kami berharap semua orang Papua sekalian mendapatkan manfaat, dalam mendorong ke-bangkit-an Papua menuju Papua yang “mandiri” dan Papua yang “sejahtera”.

Arti “Inkubasi Bisnis” dan “Inkubator Bisnis”

Menurut “Juknis Tentang Pengembangan Kewirausahaan Nomor: 81.3/Kep/M.KUKM /VIII/2002” sebagaimana dikutip oleh Indra Idris dalam “Model Pengembangan Inkubator Binsis” (2012),

Inkubasi Bisnis adalah proses pembinaan bagi usaha kecil dan atau pengembangan produk baru yang dilakukan oleh inkubator bisnis dalam hal penyediaan sarana dan prasarana usaha, pengembangan usaha dan dukungan manajemen serta teknologi. Sedangkan inkubator bisnis adalah lembaga yang bergerak dalam bidang penyediaan fasilitas dan pengembangan usaha, baik manajemen maupun teknologi bagi usaha kecil dan menengah untuk meningkatkan dan mengembangkan kegiatan usahanya dan atau pengembangan produk baru agar dapat berkembang menjadi wirausaha yang tangguh dan atau produk baru yang berdaya saing dalam jangka waktu tertentu. (Juknis Tentang Pengembangan Kewirausahaan Nomor: 81.3/Kep/M.KUKM /VIII/2002).

Dalam hal ini KSU BaliemArabica.com dan PAPUAmart.com bertugas menyediakan sarana dan prasarana usaha, mengawal dan menuntun pengembangan usaha dan memberikan dukungan manajemen dan teknologi kepada jaringan Kios KaKa-Lingkar dan minimarket PAPUAmart.com

PAPUAmandiri.biz ialah lembaga atau unit yang bergerak dalam bidang penyediaan fasilitas dan pengembangan usaha Kios KaKa Lingkar, baik menejemen maupun teknologi bagi usaha pembukaan Kios-Kios KaKa Lingkar di seluruh Tanah Papua, dari Sorong sampai Samarai, bahkan sampai ke seantero Melanesia, mulai dari Timor Leste, Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, New Guinea, sampai Fiji.

PAPUAmandiri.biz atau PAPUA.business sebagai inkubator bisnis tidak sebatas menyediakan fasilitas, sarana dan prasarana di awal pendirian Kios KaKa-Lingkar, tetapi selanjutnya dan selamanya, menjadi mitra dari jaringan Kios KaKa Lingkar dan Minimarket PAPUAmart.com atau CircleK2.com

Indra Idris kembali menyatakan

Pola penciptaan new entrepreneur dan pembinaan usaha kecil, menengah dan koperasi melalui inkubasi bisnis dilakukan dengan cara pembinaan di bawah satu atap (inwall) dan secara pembinaan di luar atap (out-wall).

Setiap peserta/anggota (tenant) melakukan aktivitasnya di dalam ruangan masingmasing yang telah disediakan inkubator. Sementara, pada model inkubasi yang kedua, kegiatan/aktivitas usaha ekonomi produktif tidak dilakukan dalam satu atap, melainkan secara terpencar di luar pusat manajemen inkubator. Hal tersebut dimungkinkan karena pada model kedua ini wujud dan kegiatan usaha sudah berjalan, inkubator bisnis berfungsi sebagai konsultan, pendamping, dan pembina kegiatan usaha. Sehingga, pada model yang kedua ini lebih cenderung menyerupai jaringan kerja (business networking)

 

Pola Inkubasi Bisnis yang dilakukan PAPUA.business ialah model kedua, dimana PAPUA.business menjadi konsultan, pendamping dan pembina, sekaligus supplier barang dalam  kegiatan usaha Kios KaKa Lingkar.

Jadi, dalam hal ini PAPUA.business berperan lebih jauh daripada sekedar menetaskan telur. Ia lebih lanjut menyusui, membesarkan, sampai usaha menjadi matang, dan terus menjadikan usaha baru tersebut sebagai jaringan dari Kios KaKa-Lingkar.

Yang Bukan Inkubator BPM:

  1. BPM tidak menjadi inkubator selain dari bisnis pengembangan Kios KaKa-Lingkar.
  2. BPM menjadi penyedia modal awal sekaligus supplier barang dagangan di dalam KaKa-Lingkar.
  3. BPM mengakui modal awal dalam bentuk dana dan sekaligus dalam bentuk barter dengan barang/ kekayaan milik calon pengusaha Kios Kaka-Lingkar.
Facebook Comments